Bandung, UPI

Rabu (27/10/2021), Rektor Universitas Pendidikan Indonesia, Prof. Dr. M Sholehuddin, M.Pd. M.A. menyampaikan pendapatnya terkait transformasi perubahan pendidikan tinggi yang tengah bertransisi ke dalam ekosistem digital melalui webinar Quo Vadis Pendidikan Indonesia Maju Pasca Pandemi Covid-19 yang diselenggarakan secara nasional

Pada masa revolusi industri 4.0 sekarang ini, semua telah berkembang menuju ke arah digitalisasi. Kehidupan tak hanya berpaku pada alam nyata tapi juga, alam maya.Perubahan ini juga yang berdampak pada pendidikan. Pak Solehuddin menjelaskan dalam webinar bahwa, perlulah untuk mampu beradaptasi dalam arus revolusi sekarang ini. Jika dulu hanya bisa memperhatikan serta bersandar pada standar yang ada, tantangan sekarang adalah harus bisa keluar dari zona kebiasaan disebabkan perubahan yang cepat. Menurutnya juga ada empat kompetensi dasar yang diperlukan di era sekarang yaitu, Kemampuan berpikir kritis, kemampuan kolaborasi, kemampuan berkomunikasi serta, kemampuan kreatif.

Pandemi Covid yang datang tentulah melemahkan efektivitas dari segala bidang yang ada termasuk, pendidikan. Kampus tutup, tak ada pembelajaran luring, pelayanan kampus dilakukan secara online serta penurunan kegiatan riset tapi, hal ini malah suatu pemicu perkembangan bagi Pak Solehuddin. Paradigma pendidikan selalu berubah dari yang sebelumnya berkutat pada penghafalan serta sistem tradisional lainnya, dengan datangnya covid, masyrakat dipercepat untuk memasuki era pembelajaran konektivisme yang lebih befokus kepada pembelajaran digital.

Di UPI sendiri, sudah mulai memberdayakan Hybrid learning yang dimana pembelajaran bisa dilakukan secara tatap muka atau bisa digital. Pak Solehuddin berpendapa bahwa hal ini perlu diterapkan bagi seluruh universitas dan Dosen harus mampu mempersiapkan diri dalam penyediaan konten untuk menghadapi Hybrid Learning. (Abdullah Alfatah, Jurnalistik 2019)

Sumber: Berita UPI

Leave a Comment